EVALUASI INFORMASI

Saat ini, informasi tersebar di antara kita dan mudah diperoleh melalui pencarian di internet, di perpustakaan bahkan di social media dan group chat yang kita ikuti. Informasi bukan hanya mudah untuk ditemukan tetapi lebih dari itu. Tidak semua informasi yang tersedia valid, bermanfaat dan akurat. Evaluasi informasi adalah kemampuan yang penting untuk mencari, memilih dan memutuskan informasi mana yang harus diterima.

Karakteristik yang harus dipertimbangkan saat mengevaluasi sumber informasi yaitu :

  • Authority

Mengetahui kredensial dari penulis, seperti latar belakang pendidikan, bidang pekerjaan, dan organisasi keanggotaan yang diikuti (afiliasi). Penulis dengan gelar pendidikan tinggi atau memiliki banyak buku atau artikel yang diterbitkan cenderung lebih kredibel.

Jumlah dan tipe literatur (sesuai minat penulis) sudah dibuat sebelumnya. Gunakan search engine atau citation index untuk melacak seberapa sering artikel atau tulisan yang pernah dibuat, dan dikutip oleh orang lain di bidang yang terkait.

Cari tahu profil situs web, penerbit atau organisasi yang menerbitkan artikel atau buku.

Sumber yang berasal dari universitas, profesional, penerbit ilmiah atau jurnal ilmiah telah melalui proses peer review dan pengeditan yang ketat. Jadi bisa digunakan sebagai sumber terpercaya.

Gunakan pertanyaan-pertanyaan ini untuk memastikan authority-nya dengan tepat.

  1. Apa nama kredensial dan afiliasi atau sponsor dari individu atau organisasi yang disebutkan?
  2. Seberapa objektif, dapat diandalkan dan berwibawa mereka?
  3. Apakah penulis menulis artikel atau buku lainnya?
  4. Apakah penulis mencantumkan kontak informasi (alamat, email)?
  5. Apakah ada buku lain yang diterbitkan oleh penerbit?
  6. Apakah penerbit hanya khusus menerbitkan topik atau bidang tertentu?
  7. Apakah diterbitkan oleh penerbit ilmiah (penerbit universitas, asosiasi ilmiah)? atau pemerintah?
  • Timeliness
  1. Saat informasi diperbaharui, pastikan tanggal publikasi.
  2. Jika menggunakan buku cetak, cek dan gunakan edisi terbaru.
  3. Sumber yang baru diterbitkan cenderung lebih dapat dipercaya daripada sumber yang lama.
  4. Untuk beberapa kasus, sumber yang lebih lama dapat terus digunakan hingga beberapa tahun ke depan.
  5. Tanggal publikasi umumnya terletak di halaman judul atau di sisi belakang halaman judul (tanggal hak cipta).
  6. Apakah informasi yang diberikan merupakan bentuk asli atau telah direvisi?
  7. Apakah informasi tepat waktu dan diperbaharui secara berkala?
  • Relevancy
  1. Pastikan konten sesuai dengan tujuan
  2. Apakah beragam perspektif diwakili?
  3. Apa yang tersirat dari konten?
  4. Apakah konten relevan dengan kebutuhan informasi Anda?
  • Quality
  1. Periksa tata bahasa, ejaan dan tanda baca.
  2. Periksa apakah informasi sudah diatur dan memiliki jalur yang jelas dan terstruktur.
  3. Periksa apakah informasi itu asli.
  4. Periksa apakah informasi itu original atau merupakan hasil copy paste.
  • Perspective/Bias

Tujuan penulisan apakah bersifat komersil?

  1. Carilah sumber-sumber tulisan yang mempertimbangkan berbagai perspektif sebagai lawan dari sumber-sumber bias yang menyajikan bukti untuk satu perspektif.
  2. Apakah ada kesimpulan yang ditawarkan? Didasari atas bukti apa dan apakah didukung oleh dokumentasi?
  3. Baca pengantar dan kesimpulan sumber. Apakah sudut pandang yang berbeda diakui atau diatasi?
  4. Apakah argumen dan kesimpulan penulis didukung oleh sumber yang dapat dipercaya dan dikutip?
  5. Jika sumber hanya mewakili sudut perspektif tertentu, sebaiknya Anda membaca sumber tambahan yang mewakili dan memberikan bukti untuk perspektif lain.

 

PROSES PENCARIAN INFORMASI

Proses pencarian informasi adalah serangkaian langkah-langkah fisik dan intelektual yang dibutuhkan setiap orang untuk menyelesaikan suatu tugas indormasi. Setiap langkah biasanya membutuhkan penggunaan beberapa keterampilan informasi. Proses ini umumnya merupakan bagian dari pembelajaran dan pemecahan masalah.

Ada 4 metode pencarian informasi yaitu :

Metode Alberta Inquiry

 Inquiry merupakan pendekatan pembelajaran di mana siswa menemukan, menggunakan variasi sumber informasi dan ide untuk lebih memahami, suatu permasalahan, topik, atau isu. Hal ini tidak hanya sekedar menjawab pertanyaan tetapi juga melalui investigasieksplorasi, mencari, bertanya, meneliti, dan mempelajari. (Kuhlthau, 2007 yang dikutip dalam Sumarmi, 2012: 17).

Sedangkan menurut (Mulyatiningsih, 2012: 235)  Inquiry adalah metode yang melibatakan peserta didik dalam proses pengumpulan data dan pengujian hipotesis, guru membimbing peserta didik untuk menemukan pengertian baru, mengamati perubahan pada praktik uji coba, dan memperoleh pengetahuan berdasarkan pengalaman belajar mereka sendiri.

Dari beberapa pendapat ahli diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inquiry merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu (benda, manusia, atau peristiwa) dengan sistematis, kritis, logis dan analistis sehingga siswa dapat merumuskan sendiri penemuanya dengan rasa percaya diri.

Metode Kuhlthaus

Proses pencarian informasi menurut Kuhlthau (1993) dapat dibagi menjadi 6 tahap yaitu:

  • Tahap Permulaan

Tahap ini ditandai dengan kesadaran seseorang akan adanya kebutuhan informasi.

  • Tahap Inisiasi

Pada tahap inisiasi ini seseorang masih ragu-ragu terhadap inti permasalahannya. Tahap ini muncul pada saat seseorang merasa pengetahuannya masih kurang dari yang dibutuhkannya. mencari informasi tentang topik atau topik yang menarik, bergulat dengan konsep dasar, dan mengidentifikasi isu-isu terkait

  • Tahap Seleksi

Pada tahap ini seseorang akan melakukan pemilihan informasi secara selektif, dan pada tahap ini juga seseorang akan merasa siap untuk melakukan penelusuran

  • Tahap Eksplorasi,

Tahap ini sering merupakan tahap yang paling sulit bagi pemakai dan perantara (intermediary) atau petugas lembaga informasi. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan pemakai untuk menyatakan dengan tepat mengenai informasi yang dibutuhkannya. Pada tahap ini kita mencari informasi tentang topik, bergulat dengan konsep dasar, dan mengidentifikasi isu-isu terkait

  • Tahap Formulasi

Pada tahap ini perasaan tidak pasti mulai mengikis, kepercayaan diri mulai meningkat. Pola pikir mereka menjadi lebih jelas dan terpusat pada masalah yang ditekuninya

  • Tahap Koleksi  dan Presentasi

Pada tahap ini interaksi antara pemakai dan sistem informasi menjadi lebih efektif dan efisien . Mereka akan mengumpulkan informasi yang terfokus pada masalah yang dihadapainya.Selanjutnya pada tahap presentasi suatu perasaan puas atau kecewa akan muncul.

Metode Big 6

Big6  adalah sebuah model “problem solving” dalam menyelesaikan masalah informasi.

Karena itu, maka model ini sifatnya lebih fleksibel dari model-model literasi informasi lainnya.

The Big6 seperti namanya, memiliki 6 buah langkah efektif yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah, “step by step”. Setiap langkah diperjelas dengan 2 subdivisi. Keenam langkah tersebut adalah:

  •  Step 1

Task Definition/Mendefinisikan masalah.

  •  Step 2

Information Seeking Strategies/ Strategi pencarian informasi.

  • Step 3

Location and Access/ Lokasi dan akses

  •  Step 4

Use of Information/Menggunakan informasi yang sudah tersedia.

  • Step 5

Synthesis/Sintesa.

  • Step 6

Evaluasi.

Metode Flip It

  • Focus = Kata kunci dan istilah penelusuran untuk digunakan
  • Links = Lokasi sumber informasi
  • Input = Informasi yang dibutuhkan. (menyortir, menyaring, dan menyimpan informasi yang sudah didapat sehingga menghasilkan informasi yang tepat dan tidak sembarang).
  • Pay-off = tahap penyelesaian dan memperlihatkan informasi yang sudah kita dapatkan (susun informasi yang didapat dan sajikan)
  • IT (If…Then…) = Evaluasi hasil dan proses.

 

sumber :

http://syafiradzikria.blogspot.co.id/2016/09/metode-pencarian-informasi.html

https://citrariasya.wordpress.com/2016/09/24/4-metode-pencarian-informasi/

http://fuanlatifahginting.blogspot.co.id/2016/09/metode-kuhlthaus-flip-it-alberta.html

http://marwadewi10.blogspot.co.id/2016/09/metode-untuk-mencari-informasi.html

ppt DUH1A2 (ICT Literacy) Evaluasi dan Pencarian Informasi Lanjut